Selasa, 26 Juni 2012

Ponsel Jadi Penyumbang Utama Popularitas Internet

 Yahoo! Inc. (NASDAQ: YHOO), perusahaan media digital terkemuka hari ini mengumumkan hasil studi tahunan Yahoo! TNS Net Index ke-empat, sebuah studi inovatif mengenai perilaku pengguna internet yang juga menyajikan gambaran strategis terkait pengguna internet di Indonesia.

Hasil Studi Net Index mengidentifikasi empat tren signifikan perilaku pengguna internet di Indonesia. Pertama, popularitas penggunaan telepon seluler (ponsel) di Indonesia selama dua tahun terakhir menjadi penggerak utama pertumbuhan penggunaan internet, sehingga ponsel menjadi media kedua paling banyak digunakan (55%) setelah televisi (100%). Ponsel, yang kini mengambil alih peran warung internet (warnet) sejak tahun lalu, telah menjadi alat untuk mengakses internet yang dominan (62%).

Hasil studi juga menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet melalui ponsel meningkat dari 8 jam per minggu pada 2011 menjadi 10 jam per minggu pada 2012, di mana hal ini menunjukkan peningkatan keterlibatan pengguna. Peningkatan tersebut sebagian disebabkan oleh peningkatan signifikan pemilikan telepon pintar (smartphone) (20%), di mana pengguna mulai menghabiskan waktu dan kegiatan dengan keterlibatan tinggi seperti menjelajah internet, mencari konten, serta informasi melalui ponsel mereka. Sementara, ponsel dengan beragam fitur masih mendominasi, penetrasinya telah menurun 10% sejak tahun lalu.

Kedua, pertumbuhan internet juga dikaitkan dengan bergesernya demografi di mana grup dengan usia yang relatif lebih tua (30-50 tahun) mulai ikut menggunakan internet di Indonesia. Misalnya, penggunaan internet di kategori kalangan usia 35-39 tahun meningkat menjadi 52% tahun ini dari 13% empat tahun yang lalu. Pertumbuhan secara signifikan lebih tinggi terlihat di kota besar tingkat 2 seperti Semarang (43%), Palembang (64%) dan Makassar (59%) di mana pengguna mulai beralih ke internet mobile.

Ketiga, konten hiburan dan liburan, khususnya berita hiburan dan selerbriti (40%), mengunggah dan mengunduh data musik (39%) menunjukkan pertumbuhan maksimal. Pencarian naik dari 70% tahun lalu menjadi 75% tahun ini, sebagian besar didorong oleh pengguna muda yang menggunakan internet untuk mencari gambar (76%), musik atau audio (43%) dan video (33%).

Hal yang menarik adalah sesudah menyaksikan peningkatan tajam baru-baru ini, penggunaan jejaring sosal malah menunjukan tidak banyak pergerakan di tahun 2012. Berkembangnya “sosialisasi selektif‟ yang menonjol pada hasil studi Net Index tahun lalu terus menguat dengan hampir setengah pengguna jejaring sosial mulai merasionalisasi jaringan dan grafik sosial mereka.

Menurut David Jeffs, Head of Insights for India and Southeast Asia, “Pengaruh ponsel sebagai „layar ketiga‟ yang sangat diperlukan setelah televisi dan komputer, menunjukkan pentingnya hal ini diintegrasikan oleh pengiklan sebagai bagian kampanye mereka.

Tren lainnya yang berkembang adalah pertumbuhan kepemilikan telepon pintar dan konsumsi konten terkait hiburan yang meningkat. Pemasar perlu secara proaktif mempersiapkan strategi untuk meningatkan teknologi yang ditawarkan perangkat mobile ini untuk menjangkau dan berhubungan dengan khalayak utama mereka dalam waktu dekat.”

Roy Simangunsong, Country Ambassador and Sales Director Yahoo! Indonesia mengatakan “Seiring dengan bertumbuhnya generasi muda Indonesia yang fasih menggunakan perangkat digital dan mobile, pemahaman yang mendalam atas kebiasaan mereka mengakses media sangat penting.

Yahoo! TNS Net Index merupakan studi perintis yang memainkan peran penting dalam menghubungkan merek dengan khalayaknya secara online. Sebagai perusahaan penerbit konten terkemuka, Yahoo! memperoleh banyak manfaat dari wawasan studi ini untuk meluncurkan strategi online untuk rekan pengiklan kami.”

Yahoo! Net Index study merupakan studi tahunan yang diadakan bersama TNS, salah satu grup riset pasar terkemuka dunia. Studi ini menggabungkan metode serta teknik yang mapan dalam pemilihan sampel untuk memastikan representasi populasi yang menyeluruh. Responden dipilih dengan menggunakan teknik multi-stage probability sampling.

Sebanyak 3.365 responden dari survei media umum dan 1.762 responden dari survei internet media dari kota-kota besar termasuk Jakarta, Bodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Palembang, Makassar, Yogyakarta dan Denpasar ikut serta dalam survei ini. Penelitian lapangan dilakukan dari Desember 2011 sampai Januari 2012.[Technolator Asia]

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons